Seminar Nasional “Fraud Audit dan Penegakan Good Governance di Indonesia”

SEMINAR NASIONAL
“FRAUD AUDIT DAN PENEGAKKAN GOOD GOVERNANCE DI INDONESIA”

LATAR BELAKANG
Skandal keuangan dan akuntansi yang terjadi di berbagai negara telah mendorong ketidakpercayaan publik terhadap penegakan good governance. Berbagai usaha telah dilakukan untuk menegakkan praktik good governance. Di Amerika misalnya, skandal yang terjadi telah mendorong regulator untuk mengeluarkan Sarbanes-Oxley Act 2003 dan Public Company Accounting Oversight Board guna memperbaiki good governance. Isu good governance tidak hanya menyangkut perusahaan berorientasi laba tetapi juga menyangkut institusi non-profit termasuk organisasi pemerintah.
Skandal serupa juga ditemui di Indonesia. Bahkan, publik menyaksikan secara gamblang berbagai tindak kecurangan yang terjadi seperti korupsi, kolusi dan nepotisme. Tidak mengherankan jika Indonesia telah dinobatkan sebagai salah satu dari tiga besar negara terkorup di Asia, berdasarkan hasil riset The Political and Economic Risk Consultancy (PERC) pada tahun 2008. Terkait dengan predikat yang disandangnya tersebut, pemerintah Indonesia dan aparat terkait lainnya dewasa ini sedang giat-giatnya melakukan berbagai upaya dalam rangka memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme. Pada era keterbukaan saat ini, stakeholders yang semakin kritis juga menuntut pemerintah dan lembaga terkait mampu mengungkap berbagai kecurangan (fraud) yang merebak di berbagai institusi di Indonesia.
Pengalaman menunjukkan bahwa berbagai kasus yang menghebohkan di Amerika Serikat yang terkenal dengan Enron gate, Worldcom gate dan lain-lain, terungkap antara lain berkat penggunaan fraud audit dalam teknik auditnya. Teknik audit konvensional seringkali sulit mendeteksi praktik kecurangan (fraud) di beberapa lembaga yang biasanya melibatkan pihak lain (collussion). Guna mencegah terjadinya fraud yang jelas-jelas merugikan banyak pihak, penegakan tata kelola yang baik (good governance) di berbagai institusi, baik pemerintah, perusahaan maupun lembaga non-profit lainnya menjadi suatu kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditawar lagi. Namun demikian, banyak pihak yang belum memahami apa sebenarnya fraud audit? mengapa diperlukan? dan bagaimana perannya dalam menyingkap fraud dan menegakkan good governance di Indonesia? Oleh karena itu, Program Studi Magister Akuntansi Universitas Diponegoro dalam rangka launching Program S-2 Konsentrasi Akuntansi Forensik menyelenggarakan seminar bertema “Fraud Audit dan Penegakan Good Governance di Indonesia”

TUJUAN DAN MANFAAT

  1. Memberikan pemahaman mengenai fraud dan modus operandinya serta pendeteksian terjadinya fraud.
  2. Memberikan pemahaman mengenai tata kelola yang baik (good governance) dalam upaya mencegah terjadinya fraud.
  3. Memberikan pemahaman mengenai peran institusi dalam membantu penegakan good governance di Indonesia
  4. Memberikan pemahaman mengenai teknik perhitungan kerugian akibat kecurangan keuangan

PEMBICARA DAN MODERATOR
Pembicara pada seminar ini adalah:

  1. Drs. Theodorus M. Tuanakotta, MBA, Akuntan (Akademisi, Praktisi dan Penulis buku Forensic Accounting dan Investigative Audit)
  2. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)*
  3. Danang Widoyoko (Direktur Eksekutif Indonesia Corruption Watch-ICW)

Moderator dalam seminar ini adalah Drs. Tarmidzi Achmad, MBA, Ph.D, Akuntan.

*) Dalam konfirmasi

PESERTA
Peserta seminar ini adalah:

  1. Pihak manajemen (pimpinan instansi)
  2. Aparat penegak hukum (kepolisian, kejaksaan)
  3. Pengadilan
  4. Pemerintah daerah
  5. Auditor (auditor eksternal, auditor internal, BPK, BPKP)
  6. Dosen dan mahasiswa

WAKTU PELAKSANAAN
Seminar akan diselenggarakan pada:
Hari, tanggal : Sabtu, 18 April 2009
Jam : 08.00 – 14.00
Tempat : Ruang Prof. Soemarman
Lt. 6 Gedung Pascasarjana Undip,
Jalan Imam Bardjo 3A Semarang.

PENDAFTARAN DAN KONTRIBUSI

  1. Pendaftaran dimulai tanggal 18 Maret – 17 April 2009. Pendaftaran akan ditutup sebelum tanggal 17 April 2009, jika jumlah peserta sudah melebihi kapasitas ruangan.
  2. Peserta menyerahkan kontribusi sebesar: a) Umum Rp 200.000; b) Dosen & alumni Rp 150.000; c) Mahasiswa Rp 100.000
  3. Biaya pendaftaran dapat ditransfer ke rekening Bank BNI Cabang UNDIP No. Rek: 3333355568, a.n: Anis Chariri, SE, MCom, PhD atau diserahkan langsung secara tunai saat mendaftar
  4. Pendaftaran sebelum tanggal 30 Maret 2009 mendapatkan discount 20%

FASILITAS

  1. Makalah Seminar dan Buku “Menghitung Kerugian Keuangan Negara dalam Tindak Pidana Korupsi” karya Drs. Theodorus M. Tuanakotta, MBA, Akuntan
  2. Coffee break
  3. Makan Siang
  4. Sertifikat

Informasi lebih lanjut hubungi:
Bagian Admisi-Magister Akuntansi UNDIP
Jl. Hayam Wuruk No. 5 Semarang
Telp. (024) 8452273, 8452274, Fax. (024) 8452274
Email: anischariri@yahoo.com

Contact Person:
Nus Rahayu (081326611464)
Solikhin (02470898802)

One response to “Seminar Nasional “Fraud Audit dan Penegakan Good Governance di Indonesia”

  1. Listio Wuryanto

    Mas or mbak, boleh di minta softcopynya hasil seminar, saya butuh nih buat persiapan proposal disertasi saya tentang akuntansi forensic dan fraud audit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s